Tren Teknologi Informasi dalam Resesi Global

25 01 2009

“Recession is when a neighbor loses his job. Depression is when you lose yours” – Ronald Reagan

Resesi global telah memberikan dampak yang sangat parah untuk sektor ekonomi dunia. Menurut para analis, diperkirakan tahun ini adalah puncak dari dampak resesi. Sebelumnya saya berpikir bahwa resesi hanya mempengaruhi sektor2 seperti perbankan, otomotif, lembaga investasi, asuransi, dan tekstil. Sedangkan untuk sektor TI tidak akan berpengaruh besar. Kenyataanya fakta membuktikan bahwa perusahaan2 besar TI dunia juga berencana merumahkan beberapa karyawannya:

Mungkin kita bisa sedikit beranjak dari fakta tersebut untuk melihat celah dari keadaan yang sulit ini yaitu bagaimana perusahaan2 TI baik lokal maupun internasional bisa melihat beberapa tren baru ke depan untuk menyiasati puncak dampak dari resesi global tanpa mengurangi jumlah pegawainya atau setidaknya meminimumkan jumlahnya,

  1. Paradoks Hukum Moore

    Dalam hukum Moore dijelaskan bahwa transistor chip komputer dengan harga yang sama meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan. Dan memang yang kita rasakan adalah dengan harga yang sama pada tahun depan kita bisa mendapatkan teknologi yang lebih canggih. Misalnya prosesor Intel Centrino Single Core dulu harganya sama dengan harga yang Dual core sekarang. Dengan resesi seperti ini ada perubahan yang mendasar oleh customer yang ternyata paradoks dari hukum Moore.

    Customer tidak lagi menginginkan fitur yang lebih lengkap atau canggih dengan harga yang sama dengan tahun2 lalu tetapi fitur yang sama dengan harga yang lebih murah.

    Sebagai contoh adalah penjualan netbook yang meningkat di dunia dan juga di Indonesia akhir2 ini. Netbook memiliki kecepatan yang sebenarnya sama dengan prosesor2 yg dikeluarkan sebelumnya (Intel Atom misalnya) tapi dengan harga yang jauh lebih murah, (kira2 dengan 5jt kita bisa mendapatkan Asus Eee PC atau MSI Wind). Tentunya tren Web 2.0 juga secara tidak langsung mendukung pencapaian ini karena segala macam services sekarang bisa melalui Internet yang menjadi keunggulan dari Netbook.

    Dan ditambah lagi ternyata sekarang Google sudah membuat operating system open source-nya, Android sebagai platform untuk semua devices! bukan hanya untuk mobile phone saja. Saya membayangkan Android terpasang di setiap netbook dan ada banyak aplikasi third-party untuk OS ini yang bisa langsung diunduh dimanapun, seperti iphone dengan segala aplikasi third-party nya yang sangat menarik dan berguna. Dan juga cost lebih murah karena tidak perlu lagi membeli lisensi Microsoft. Karena di era Web 2.0, cukup dengan browser semua pekerjaan bisa dilakukan.

  2. Cloud Computing/SaaS/PaaS

    Cloud computing adalah pengembangan dan komputasi berbasiskan internet (cloud). Artinya segala komputasi dilakukan melalui perantara internet dan dilakukan di tempat lain yang berisi kumpulan server. Dari cloud computing kemudian lahir istilah2 berikut:

    • SaaS (Software as a Services), software atau aplikasi yang diakses melalui clodu (Internet).
    • PaaS (Platform as a Services), platform bagi system administrator atau programmer untuk men-deploy aplikasi ke cloud.
    • IaaS (Infrastructure as a Services), resources (server, jaringan, dll) untuk sebagai tempat cloud deployment.

    Dengan menggunakan aplikasi2 dengan basis SaaS, kita hanya tinggal memikirkan bagaimana memanfaatkan aplikasi tsb sebaik mungkin. Karena pada umumnya SaaS berbasiskan subscription fee tergantung pemakaian atau fitur2 yang diinginkan. Misalnya fitur2 perusahaan SME (small medium enterprise) adalah 10$/user/month sedangkan untuk fitur enterprise ready adalah $20/user/month. Sehingga tidak perlu lagi memikirkan bagaimana maintenance server dari mulai backup, daily monitoring sampai profiling. Belum lagi kalau aplikasinya butuh patch atau upgrade dan (parahnya) butuh migrasi2 data. Dengan SaaS tentu banyak hal yang bisa dihemat, cost untuk system administrator, server, backup media, listrik, ruangan, pendingin, license (OS, antivirus, dll).

    Salah satu SaaS yang terkenal adalah SalesForce, services untuk Customer Relationship Management mulai dari sales, marketing, call center, dsb. Bahkan pada pada 2008 kemarin, perusahaan ini malah mencatat kenaikan revenue sebesar 49 persen. Contoh lain adalah Google dengan layanan Google Apps, memudahkan kita untuk menyimpan dan mengedit document, calendar, website, dll. Saya ambil lagi sebuah contoh perusahaan yang hampir menggunakan SaaS untuk kegiatan operasional perusahaan yaitu Serena. Menariknya Serena juga memberikan SaaS untuk solusi enterprise project management. Berikut beberapa SaaS yang digunakan oleh Serena,

    Dan ternyata mereka menggunakan Facebook sebagai corporate intranet untuk komunikasi, meeting, events, dsb.

    Bagi yang tertarik untuk mengetahui perusahaan penyedia SaaS, PaaS, dan IaaS berikut adalah mindmap-nya. Terima kasih kepada Peter Laird, arsitek dari Oracle dan Kent Dickson VP product management di BEA yang telah membuat mindmap ini.

    laird_cloudmap_sept2008

  3. Virtualisasi

    Virtualisasi adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengurangi jumlah infrastruktur fisik dengan membentuk abstraksi dari sumber daya komputer. Contohnya dalam satu komputer kita bisa memiliki beberapa Virtual Machine dengan berbagai jenis OS dan dapat dijalankan pada saat yang bersamaan. Perusahaan yang sudah bergerak lama di bidang ini adalah VMware. Dengan virtualisasi ada beberapa penghematan dan efisiensi yang dapat dicapai:

    • Mengurangi TCO (Total Cost Ownership) dari infrastruktur hardware.
    • Memudahkan dalam maintenance, dari sisi availability mengurangi waku downtime karena migrasi dapat dilakukan LIVE antar server atau storage, backup juga dapat dilakukan dengan mudah karena VMware mengkopi seluruh konfigurasi sehingga proses restore juga tidak akan mengalami masalah.
    • Dengan mengurangi jumlah hardware, virtualisasi juga memudahkan dalam proses manajemen infrastruktur TI.
    • Memudahkan dalam melakukan monitoring performance dan utilization.

Demikian ulasan tren TI dalam resesi dunia, pada saat tulisan ini dibuat InfoWorld juga membuat lima prioritas utama perusahaan dalam bidang TI. Dan ternyata salah satunya sudah saya jelaskan di atas. Saya akan coba ulas yang lainnya pada posting berikutnya. Stay tuned.

About these ads

Actions

Information

9 responses

25 01 2009
abet

Yupe, ada kecenderungan untuk membuat suatu perangkat lunak yang membuat konsumen bisa memilih fitur sesuai dengan apa yang mereka inginkan dan online.

Konsumen ingin mengetahui bahwa mereka telah melakukan pengeluaran yang tepat dan memperoleh manfaat sesuai dengan yang diharapkan pada produk tersebut.

Terus menulis Diku!!!

28 01 2009
Frans Thamura

coba cari uangnya, banyak yang pecat tapi gak ada uangnya buat pecat

sebab uang cash gak cukup…

MS itu pecat tapi profit bro.. jadi yah itu mah top level mau bonus

28 01 2009
dhiku

@abet: exactly, you got my point. Tertarik untuk bikin SaaS ga bet?

28 01 2009
dhiku

@frans: emang mungkin aja ada perusahaan yang dengan beralasan kondisi sulit, sehingga solusinya adalah layoff. Hanya karena sifat greedy dari para eksekutif. Tapi kalo soal MS gw ga tau, yg jelas emang profitnya dia turun :)

4 02 2009
arenaling

wah..mantab ini bos..sudah membuka mata hatiku tentang cloud computing..selama ini masih ragu akan konsep cloud sebelum mengenal cloud itu sendiri..
tapi setelah dikasih tau albert tentang blog ini jadi tertarik utk mempelajari cloud :D

18 03 2009
huzz

klo di indonesia, yang internetnya ndut-ndutan, apa SaaS bisa hidup?
http://huzz.wordpress.com/2007/07/16/ekspor-perangkat-lunak-via-web-service/

18 03 2009
dhiku

Di Indonesia tentu bisa jalan juga, walaupun belum semudah dan secepat di negara lain yang infrastrukur internet dan biayanya sudah bagus.

Dari data statistik data pengguna Internet di Indonesia dari 2000 – 2008 juga meningkat drastis sebesar 900%, menjadi 20 juta orang!
itu artinya masyarakat Indonesia sudah semakin mudah mengakses internet, contoh paling mudahnya kita liat bagaimana operator telekomunikasi berlomba2 menyediakan layanan internet melalui modem 3G yang bisa dibawa kemana2, pengguna blackberry dengan layanan internetnya yg murah (5.000 sehari), dan masih banyak lagi. Belum lagi pemerintah berencana akan menurunkan tarif internet taun ini.

Intinya adalah bagaimana kita bisa memberikan konten dengan data yang minimum dan menyediakan berbagai macam media untuk bisa akses SaaS (mobile application). Dengan begitu dengan bandwitdh terbatas pengguna tetap bisa mendapatkan layanan dan informasi yang benar pada saat yang tepat.

21 04 2009
Analisis: Oracle membeli SUN « Ha–Dhiku–suma Wahab Blog

[...] solusi cloud computing yang sudah dimiliki oleh SUN. Seperti prediksi saya sebelumnya mengenai tren industi TI dalam beberapa tahun mendatang mengenai cloud computing, Oracle bisa masuk ke beberapa kategori mulai dari Software as a Services, [...]

7 05 2009
Pasa Firaya, ST

Berkunjung dan baca infonya, mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang, sukses ya.
I Like Relationship.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: